I’m Sorry

By : avatar

Cast : Do Kyungsoo (EXO), Park Eunhee (OC)

Genre : Marriage Life, Romance, Angst

Length : Ficlet

Rating : PG-17

Disclaimer : I own the plot and the stories. This story is purely mine, I created it myself from my own wild imagination. Cast besides OC(s) belongs to God and their relatives. I might had posted this story on another blog. Last but not least, please don’t be plagiators and siders! Thank you for your concern.

.

.

.

.

.

.

.

.

Tanpa sadar bibirnya membentuk lengkung tipis saat melihat sosok di seberang sana asik menyanyi sambil unjuk gerakan tarinya dalam sebuah benda kotak yang sedang menyala itu. Tiba-tiba terdengar suara pintu apartemen dibuka. Langkah-langkah kaki itu semakin mendekat hingga gadis itu kini menoleh dan mendapati sosok di TV tadi sudah berada di belakangnya.

“Sayang, aku pulang.” Gadis itu berdiri untuk menyambut si empunya suara sambil tersenyum ke arahnya. Wajah lelah terlukis dengan jelas dalam rautnya. Menjadi seorang idol terkenal memag tidaklah mudah.

“Bagaimana jadwal hari ini?”

“Aku tadi tiba-tiba harus ke lokasi shooting untuk pengambilan beberapa adegan penting. Sisanya hanya ke beberapa interview saja.”

“Kyungsoo, apa kau sudah makan?” Tanya gadis itu sambil melepaskan jaket seorang pria bernama lengkap Do Kyungsoo itu. “Sudah.” Suaminya ini memang tidak banyak bicara, bicara seperlunya saja. Sedikit menyebalkan, tapi mau bagaimana lagi? “Kalau begitu istirahatlah.” Gadis ini tahu betul jika sedang dalam masa promosi seperti ini, Kyungsoo sering kurang tidur. Membuatnya menghasilkan dua kantung mata di pagi hari, padahal sudah menjadi tuntutan pekerjaannya untuk menjadi sempurna.

“Baiklah, aku akan mandi dulu.” Kyungsoo mengecup kening istrinya lalu berjalan menuju kamar untuk membersihkan diri. Gadis pemilik nama Park Eunhee itu hanya tersenyum. Bisa mendapati Kyungsoo pulang ke rumah saja sudah membua dirinya sangat bahagia. Mengingat tuntutan pekerjaan membuat Kyungsoo jarang berada di apartemennya.

Eunhee menatap punggung Kyungsoo yang perlahan menghilang di balik kamar. Jika ditanya apakah dirinya lelah hidup seperti ini maka jawabannya iya, sangat. Kerinduan yang kadang datang tiba-tiba tidak bisa diobati secepat kilat mengingat pekerjaan Kyungsoo.

Kakinya ikut melangkah menuju kamar memutuskan untuk menunggu pria itu di kamar. Eunhee berjalan ke arah ranjang lalu menghempaskan tubuh mungilnya di atas ranjang. Direbahkannya tubuhnya dengan posisi menyamping, yang bisa membiarkannya bertatap muka dengan Kyungsoo. Tiba-tiba matanya terasa berat. Niat awalnya yang ingin menunggu Kyungsoo pun harus tergantikan dengan lelapnya dalam tidur.

 

****

 

Kyungsoo membuka kenop pintu kamar mandi dan berjalan menuju ranjang. Tapi langkahnya terhenti untuk sesaat ketika melihat gadisnya sudah pulas tertidur. Seulas senyum terlukis pada bibirnya, membuatnya membentuk seperti bentuk hati. Dirinya pun mendudukkan diri di sebelah Eunhee. Netranya mengamati setiap jengkal wajah gadis itu, tidak mau melepaskan pandangannya walau sebentar saja. Wajah Eunhee tetap terlihat cantik dalam keadaan apa pun pikirnya. Dibalik wajah damai itu, Kyungsoo tahu, Eunhee menyimpan sejuta keluh kesah tidak terucap. Tangannya bergerak naik ke arah wajah Eunhee untuk merapikan anak-anak rambut di wajah Eunhee.

“Maafkan aku Eunhee-ah. Aku terlalu banyak menyakitimu, bukan?” Kyungsoo tersenyum miris mengingat setiap hari Eunhee harus melewatkan hari-harinya sendiri.  Pasti gadis ini sering merasa kesepian mengingat Kyungsoo tidak bisa selalu berada di apartemen, batinnya. Dirinya memutuskan untuk ikut merebahkan diri di hadapan Eunhee. Jujur saja, menatap wajah gadis itu tiddak pernah membuat Kyungsoo bosan. Tangannya bergerak menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka.

Spasi yang tersisa antara mereka tergantikan oleh pelukan Kyungsoo terhadap Eunhee. Tidak melihat gadis itu selama beberapa hari belakangan ini hampir membuatnya gila. Kerinduannya pada semua yang ada pada gadis itu sudah tidak tertahankan lagi.

Ketika merasakan kehangatan menjalar, Eunhee mengerjap pelan membuka kedua kelopak matanya. Matanya jernih namun memantulkan seribu pilu. Eunhee menyadari bahwa dirinya sedang tidak bermimpi, bahwa Kyungsoo sedang memeluknya erat. Ah, entah kapan terakhhir kali pria itu memeluknya. Terasa sudah lama sekali baginya. Dieratkannya rengkuhan mereka. Gadis itu membenamkan wajahnya  dalam dada bidang Kyungsoo. Kyungsoo juga semakin mengeratkan pelukannya seakan Eunhee akan menghilang jika dilepas.

“Eunhee-ah, maafkan aku.” Eunhee yang mengerti maksud Kyungsoo hanya diam. Matanya terasa memanas. Tenggorokannya terasa tercekat. Eunhee harus kuat, dirinya sudah menerima segala resiko ketika mengucapkan janji suci bersama Kyungsoo.

Bulir-bulir air matanya sudah tidak bisa dibendung lagi. Kristal-kristal bening itu kini menetapkan kepemilikannya dikedua pipi Eunhee. Kyungsoo merasakan ada yang membasahi bajunya.

Oh tidak. Eunhee, kumohon jangan menangis.

“Ssst…aku juga merindukanmu, Eunhee-ah. Sangat merindukanmu. Menangislah, aku memang pria yang jahat membiarkan istrinya menangis ketika aku pernah berjanji untuk membuatmu menjadi gadis paling bahagia di dunia ini. Maafkan aku.” Eunhee tidak bergeming barang sedikit pun. Perasaannya saat ini hanya bisa ia ungkapkan melalui laju air matanya.

“Tidak, Kyungsoo. Kau tidak perlu minta maaf. Aku mengerti, hanya saja kadang kurasa terlalu berat rasanya. Tapi aku tahu kita bisa melalui ini bersama.” Ditengah-tengah tangisnya dalam rengkuhan Kyungsoo, Eunhee berucap.

“Ya, kau benar. Kita bisa melalui ini bersama. Jadi jangan pernah barang sedetik pun muncul di pikiranmu untuk meninggalkanku. Aku mencintaimu, Park Eunhee.” Gadis itu hanya tersenyum dan kembali terlelap dalam alam bawah sadarnya di dalam pelukan Kyungsoo.

 

 

FIN

A/N :

Maafkan aku, godaan buat nulis karakter Kyungsoo udah ga bisa diajak kompromi lagi T.T  Tapi untuk FF Junmyeon juga udah aku siapin kok, jadi ditunggu yaa. Untuk para Siders tolong hargai sedikit jerih payah orang lain yang sudah kalian nikmati. Dan untuk Leaarning To Love series nya ditunggu yaa. Bagi kalian yang mengharapkan Yeonhee & Chanyeol segera [unya yoda-yoda kecil, sabar ya, bertahap nih…bertahap :v Terima kasih ^^

Best regards,

avatar

 

 

 

Advertisements

14 thoughts on “I’m Sorry

  1. Wahh….daebak thor ff ini bener2 romantis,aku suka sama karakternya kyungsoo,dia itu jadi keliatan romantis dan perhatian,buat aku jadi naksir aja deh sama kyungsoo oppa#pleaseABAIKAN#

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s